Panduan File Storage
Referensi penggunaan fitur File Storage berdasarkan alur di halaman dashboard storage.
File Storage akan berfungsi normal jika DNS domain sudah aktif. Jika domain belum terhubung, file manager bisa gagal diakses.
Alur Dasar
- 1. Buka menu File Storage, lalu pilih domain yang status storage-nya Ready.
- 2. Klik Buka File Manager untuk masuk ke browser file domain tersebut.
- 3. Upload file, buat folder, atur struktur, lalu bagikan link jika diperlukan.
- 4. Pantau pemakaian storage agar tidak melewati kuota paket.
Upload & Buat Folder
- Gunakan tombol Upload untuk kirim file ke folder aktif.
- Gunakan tombol Folder untuk membuat folder baru di lokasi saat ini.
- Anda juga bisa drag-and-drop file ke area File Manager.
Navigasi, Cari, dan Urutkan
- Pakai breadcrumbs untuk pindah cepat antar folder.
- Gunakan kolom pencarian untuk filter file/folder.
- Urutkan berdasarkan nama, ukuran, atau tanggal sesuai kebutuhan.
Kelola File & Folder
- Aksi tersedia: Rename, Pindahkan folder/file, dan Hapus.
- Untuk file, tersedia juga Download dan preview pada panel samping.
- Anda bisa pilih beberapa file sekaligus untuk bulk delete.
Bagikan Link File
- Gunakan fitur Bagikan/Salin Link untuk file tertentu.
- Anda bisa atur publish, password link, dan masa berlaku link.
- Simpan pengaturan link agar bisa dipakai penerima eksternal.
Pantau Kuota Storage
- Lihat panel Pemakaian Storage untuk memantau used vs limit.
- Jika mendekati penuh, hapus file lama atau upgrade paket domain terkait.
- Status kuota penting untuk mencegah upload gagal saat operasional.
Mulai kelola file domain Anda langsung dari halaman File Storage dashboard.